Berita

Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pertahanan

Panglima TNI Siapkan Batalyon Khusus Olahraga Usai Personel Sabet 39 Medali SEA Games

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto menyiapkan pembentukan batalyon khusus olahraga menyusul prestasi gemilang personel TNI yang menyabet 39 medali pada ajang SEA Games 2025. 

Rencana tersebut disampaikan usai menghadiri acara pemberian penghargaan atlet SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Menurut Agus, batalyon khusus olahraga itu akan berada di bawah Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar TNI (Pusjaspermildas) Mabes TNI.


“Kita akan membuat Batalyon Olahraga, di bawah Pusjaspermildas Mabes TNI,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, langkah awal pembentukan batalyon tersebut telah dilakukan dengan merekrut atlet dari berbagai cabang olahraga. 

“Sekarang sudah kami rekrut pemain voli, direkrut beberapa tim dari Proliga yang ada di wilayah-wilayah, dan pemain bola. Pemain bola yang ada... kemudian divisi, sudah ada dua tim,” ungkap Agus.

Panglima menegaskan, para atlet yang direkrut tersebut akan menjadi fondasi kekuatan olahraga TNI dan akan dikirim untuk mengikuti perlombaan internasional.

“Nah, orang-orang tersebut nanti cikal bakal yang akan nanti ikut berlaga di SEA Games dan kegiatan olahraga lainnya seperti Olimpiade dan sebagainya,” tuturnya.

Personel TNI mencatat prestasi membanggakan pada SEA Games 2025 dengan total 39 medali, terdiri dari 19 emas, 18 perak, dan 17 perunggu. Prestasi tersebut menjadi salah satu alasan penguatan pembinaan olahraga di tubuh TNI.

Atas capaian itu, Panglima TNI memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat kepada 39 personel berprestasi. Dua di antaranya mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa, termasuk atlet angkat besi Rizki Juniansyah yang naik dua pangkat menjadi kapten.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya