Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Variatif Tunggu Data China

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak tidak seragam pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026, didorong sikap hati-hati pelaku pasar yang menantikan rilis data inflasi China.

Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,54 persen dan Topix naik 0,46 persen pada akhir perdagangan. Sebaliknya, pasar saham Korea Selatan melemah, dengan indeks Kospi turun 0,41 persen dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq terkoreksi 0,21 persen.

Sementara itu, pasar saham Australia bergerak mendatar. Indeks ASX 200 tercatat sedikit berada di bawah level flat. 


Saham perusahaan tambang raksasa Rio Tinto anjlok hampir 5 persen setelah perusahaan mengumumkan telah memasuki tahap awal pembicaraan terkait rencana akuisisi dengan Glencore. Jika terealisasi, akuisisi tersebut akan membentuk perusahaan tambang dengan nilai hampir 207 miliar Dolar AS.

Sementara indeks Hang Seng Hong Kong diperkirakan dibuka menguat. Hal ini tercermin dari kontrak berjangka yang diperdagangkan di level 26.312, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.149,31.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya