Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Memerah: Sektor Teknologi dan Ritel Jadi Beban Utama

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA


Pasar saham Eropa ditutup melemah pada Kamis 8 Januari 2026 waktu setempat, menghentikan tren reli awal tahun akibat laporan kinerja emiten yang mengecewakan dan penurunan harga komoditas.

STOXX 600 turun 0,19 persen ke level 603,83, merupakan penurunan hari kedua berturut-turut.

Bursa regional utama berakhir variatif. Indeks DAX Jerman naik tipis 0,02 persen atau 5,20 poin menjadi 25.127,46. CAC Prancis menguat 0,12 persen atau 9,55 poin menjadi 8.243,47, sedangkan FTSE 100 Inggris berkurang 0,04 persen atau 3,52 poin ke posisi 10.044,69.

Bursa regional utama berakhir variatif. Indeks DAX Jerman naik tipis 0,02 persen atau 5,20 poin menjadi 25.127,46. CAC Prancis menguat 0,12 persen atau 9,55 poin menjadi 8.243,47, sedangkan FTSE 100 Inggris berkurang 0,04 persen atau 3,52 poin ke posisi 10.044,69.

Sektor teknologi anjlok 2,2 persen. Begitu juga dengan saham tambang yang merosot 1,6 persen mengikuti pelemahan harga emas dan tembaga.

Sektor ritel menjadi sorotan utama setelah kinerja Natal yang buruk. Saham Associated British Foods (Primark) anjlok 14 persen. Saham Tesco juga turun 6,7 persen. Sebaliknya, saham Marks & Spencer justru melesat 5 persen berkat penjualan makanan premium.

Sektor Dirgantara dan Pertahanan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, dipicu sentimen peningkatan belanja pertahanan global setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump.

Saham Puma melonjak 8,5 persen di tengah isu akuisisi saham oleh Anta Sports (China).

Pasar saat ini memasuki fase konsolidasi menjelang musim laporan keuangan 2026. Investor cenderung bersikap defensif akibat kombinasi ketidakpastian geopolitik (konflik Venezuela) dan kelelahan pasar terhadap inflasi yang memengaruhi pola belanja konsumen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya