Berita

Kebakaran melanda hutan di Australia (Tangkapan layar RMOL dari siaran 9News)

Dunia

Ribuan Warga Victoria Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebakaran hutan besar melanda negara bagian Victoria, Australia, pada Jumat, 9 Januari 2026, memaksa ribuan warga mengungsi dari tempat tinggal mereka. 

Otoritas setempat menetapkan status bahaya kebakaran pada level tertinggi di sejumlah wilayah, seiring kondisi cuaca panas ekstrem dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

Wilayah Wimmera, Northern Country, North Central, dan South West menjadi daerah paling terdampak. Dua kebakaran besar di Longwood dan Walwa hingga kini masih belum dapat dikendalikan. Sejumlah rumah dan fasilitas umum dilaporkan hangus terbakar, termasuk sebuah sekolah yang selama ini digunakan sebagai pusat komunitas warga.


Kepala petugas pemadam kebakaran setempat, Kapten CFA George Noye, menggambarkan kondisi kerusakan yang sangat parah di kota Ruffy. “Jalan utama terlihat seperti habis terkena bom. Kami kehilangan sekolah dan banyak infrastruktur penting,” ujarnya, dikutip dari 9News.

Ratusan warga terdampak kini memadati pusat bantuan kebakaran di Seymour. Pemerintah daerah melaporkan adanya kehilangan harta benda di Longwood dan Ruffy, serta kekhawatiran terhadap terganggunya layanan vital seperti listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi. Warga diminta untuk tidak kembali ke area berbahaya dan mematuhi perintah evakuasi.

Situasi diperburuk oleh gelombang panas ekstrem yang melanda Victoria dan New South Wales. Otoritas kesehatan mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan mewaspadai risiko dehidrasi serta gangguan kesehatan lainnya.

Kepala CFA Victoria, Jason Heffernan, mengatakan kondisi kebakaran masih sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kerusakan lebih luas. “Sejumlah properti telah hilang, dan masyarakat harus bersiap menghadapi kemungkinan kerusakan tambahan hari ini,” katanya.

Pemerintah dan layanan darurat menegaskan situasi masih dinamis. Warga diminta terus memantau informasi resmi dan segera mengambil tindakan penyelamatan jika kondisi memburuk.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya