Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah). (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Pede Investor Tak Akan Kabur

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 21:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menembus level psikologis 9.000 jelang konferensi pers laporan APBN hari ini, Kamis, 8 Januari 2025. Penguatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

IHSG tercatat menyentuh rekor intraday di level 9.002 sekitar pukul 10.05 WIB pada perdagangan hari ini. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pergerakan tersebut menjadi sinyal sinyal pelaku pasar menilai ekonomi nasional positif.

"IHSG itu menunjukkan bahwa investor semakin percaya pada fondasi perekonomian kita ke depan. Investor pasar modal forward oriented, kalau mereka enggak percaya langkah-langkah kita walaupun saya ngomong sampai busa-busa, tetap saja jatuh investor enggak akan masuk," ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu Jakarta.


Purbaya juga meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin membaik dan berdampak langsung terhadap kinerja emiten di pasar modal, sekaligus meningkatkan minat investor untuk masuk lebih awal.

"Kelihatannya ke depan akan baik ekonominya, otomatis perusahaan yang listed di bursa untung makin gede, valuasinya bakal naik. Makanya mereka enggak mau ketinggalan masuk ke pasar modal," jelasnya.

Lebih lanjut, Bendahara Negara itu optimis IHSG berpeluang mencetak rekor baru hingga menyentuh level 10.000.

"Ini menunjukkan ada perbaikan sentimen investor domestik maupun global terhadap perekonomian Indonesia. Tahun ini (level IHSG) 10 ribu enggak susah-susah amat," tambahnya.

Sayangnya, perdagangan sore ini IHSG ditutup di zona merah, melemah 19,342 poin atau 0,22 persen ke level 8.925. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.918,405 hingga 9.002.

Tercatat 302 saham menguat, 370 saham melemah, dan 138 saham stagnan. Adapun nilai transaksi tercatat mencapai Rp29,020 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 55,078 miliar saham.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya