Berita

Lokasi penembakan warga AS oleh agen ICE. (Foto: New York Times)

Dunia

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penembakan mati seorang perempuan oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) di Minneapolis dikecam.

Kecaman muncul setelah pemerintah federal menyebut korban sebagai pelaku terorisme domestik, sementara para pemimpin lokal menilai aparat bertindak berlebihan dan memilih bungkam atas penggunaan kekuatan mematikan.

Insiden terjadi di persimpangan East 34th Street dan Portland Avenue, Minneapolis, pada Kamis 8 Januari 2026.


Rekaman video menunjukkan agen ICE mendekati sebuah SUV gelap yang berhenti di jalan bersalju. Saat seorang agen mencoba membuka pintu, pengemudi memundurkan kendaraan, lalu agen tersebut melepaskan tiga tembakan. Mobil korban kemudian melaju dan menabrak dua kendaraan terparkir. 

Korban tewas diidentifikasi sebagai Renee Good (37).

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem membela tindakan agen ICE dan menyebut Good menggunakan kendaraannya sebagai senjata.

Noem bahkan melabeli insiden itu sebagai terorisme domestik.

"Itu adalah tindakan terorisme domestik. Seorang petugas kami bertindak cepat dan defensif, menembak untuk melindungi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya," kata Noem. 

Pernyataan tersebut dibantah Wali Kota Minneapolis Jacob Frey, yang menilai klaim pemerintah federal tidak sesuai dengan rekaman kejadian. 

"Setelah melihat video itu sendiri, saya ingin mengatakan kepada semua orang secara langsung bahwa itu omong kosong," katanya.

Gelombang protes pun merebak, dari Minneapolis hingga New York, dengan demonstran meneriakkan nama Renee Good.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya