Berita

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau persawahan. (Foto: Setneg)

Politik

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 09:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capaian swasembada pangan nasional pada 2025 merupakan langkah penting dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia.

“Swasembada pangan merupakan capaian strategis yang patut diapresiasi. Fakta bahwa Indonesia tidak mengimpor beras sepanjang 2025 menunjukkan penguatan kapasitas produksi pangan nasional,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari, lewat keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Pemerintah juga menyampaikan bahwa cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog pada akhir 2025 mencapai lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. 


Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, kondisi ini memberi ruang yang lebih kuat bagi negara dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Meski demikian, Abdul Kharis mengingatkan agar capaian swasembada pangan tidak berhenti pada aspek produksi dan cadangan. Menurutnya, indikator keberhasilan utama tetap terletak pada stabilitas harga pangan serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Keberhasilan swasembada harus dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat. Harga gabah di tingkat petani serta keterjangkauan harga pangan bagi konsumen harus terus dijaga,” katanya.

Selain beras, Abdul Kharis berharap upaya penguatan pangan nasional juga diarahkan pada percepatan swasembada komoditas strategis lainnya, seperti jagung, kedelai, bawang putih, serta komoditas protein hewani, guna mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan pangan secara menyeluruh.

Abdul Kharis menegaskan, Komisi IV DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan pangan nasional berjalan secara berkelanjutan, berbasis data, dan berpihak pada petani.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya