Berita

Ilustrasi Kursi Kosong di KPK (RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Pimpinan KPK Belum Pilih 6 Pejabat Hasil Seleksi Terbuka

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 08:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum menerima laporan hasil akhir seleksi jabatan terbuka dari panitia seleksi (pansel). Akibatnya, enam jabatan strategis setingkat direktur di KPK belum ditetapkan pejabat definitifnya.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, hasil seleksi masih berada di pansel dan belum diserahkan kepada pimpinan. “Sementara kan hasil itu dari pansel, pimpinan sendiri belum mendapatkan laporan tersebut,” kata Setyo kepada wartawan, Kamis, 8 Januari 2026.

Karena laporan belum diterima, pimpinan KPK juga belum dapat memilih satu dari tiga calon untuk masing-masing jabatan. Meski demikian, Setyo memastikan penetapan pejabat akan mengacu pada hasil pansel. “Pastinya berpedoman kepada hasil pansel. Secepatnya akan dipilih dan diumumkan,” ujarnya.


Panitia seleksi sebelumnya telah mengumumkan tiga nama calon untuk masing-masing jabatan melalui dokumen bernomor B/006/PANSELKPK/12/2025 tertanggal 23 Desember 2025.

Untuk Kepala Biro Hukum KPK, calon yang lolos adalah Farhan Abdi Utama (BKN), Iskandar Marwanto (KPK), dan Wahyu Tri Hartomo (Kementerian Hukum).

Pada jabatan Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi KPK, tiga nama yang lolos yakni Dzikran Kurniawan (Pemprov DKI Jakarta), Kuswanto (KPK), dan Taryanto (KPK). Sementara calon Direktur Penyelidikan KPK adalah Achmad Taufik (KPK), Farhan (Kejaksaan), dan Tessa Mahardhika Sugiarto (KPK).

Untuk jabatan Direktur Penuntutan, pansel menetapkan Agustinus Heri Mulyanto (Kejaksaan), Budhi Sarumpaet (KPK), dan Wagiyo (Kejaksaan).
Adapun calon Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK terdiri dari Danang Sri Wibowo Riyanto (Kemenko Perekonomian), Kunto Ariawan (KPK), dan Rahmaluddin Saragih (KPK).

Terakhir, calon Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK yakni David Hartono Hutauruk (KPK), Maruli Tua (KPK), dan Niken Wulandari (Pemkab Bintan).

Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel oleh pansel yang melibatkan unsur internal dan eksternal. Panitia seleksi eksternal diketuai mantan Deputi KPK Ranu Mihardja, serta diawasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem i-MUT untuk menjamin objektivitas dan integritas seleksi.
Pansel eksternal ini beranggotakan delapan orang, yaitu Sang Made Mahendra Jaya selaku Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri; Dhahana Putra selaku Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum; Pratama Dahlian Persada selaku Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC); Sudharmawati Ningsih selaku pejabat Mahkamah Agung; Heru Susetyo selaku Guru Besar Hukum Universitas Indonesia; Gandjar L. Bonaparta selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia; Taufik Rachman selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga; serta Judhi K. dari Transparency International Indonesia (TII).

Sementara itu, Pansel dari unsur internal KPK terdiri atas Wawan Wardiana selaku Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK; Asep Guntur Rahayu selaku Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK; Eko Marjono selaku Deputi Informasi dan Data KPK; Haerudin selaku Kepala Sekretariat Dewan Pengawas KPK; Agung Yudha Wibowo selaku Plt Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK; serta Aminudin selaku Plt Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya