Berita

Penasihat hukum para petani, M Novel Suwa (tengah). (Foto: RMOLSumsel)

Nusantara

Sengketa Lahan Air Solok Batu Naik Penyidikan

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 04:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penyidik Subdit IV Harta Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan kembali memeriksa sebelas orang saksi terkait sengketa lahan pertanian di Desa Air Solok Batu, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, Rabu, 7 Januari 2026.

Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi kekurangan berkas perkara sebagaimana diminta pihak kejaksaan. Kasus penyerobotan lahan yang dilaporkan ratusan petani tersebut kini telah resmi naik ke tahap penyidikan.

Penasihat hukum para petani, M Novel Suwa, mengatakan sebelas saksi yang dipanggil merupakan pemilik lahan yang dimintai keterangan tambahan terkait status dan riwayat penguasaan lahan pertanian.


“Hari ini penyidik memeriksa sebelas orang saksi, semuanya pemilik lahan. Mereka dimintai keterangan soal kepemilikan dan pengelolaan lahan,” kata Novel dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis, 8 Januari 2026.

Novel menegaskan, berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang diterima pihaknya, perkara tersebut telah resmi naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Sementara itu, salah satu petani sekaligus pemilik lahan, Nasrullah, berharap penyidik segera menetapkan tersangka agar konflik agraria yang berlarut-larut ini memiliki kepastian hukum.

“Harapan kami perkara ini segera tuntas, supaya petani bisa kembali bertani dan menanam padi seperti biasa. Kami minta penyidik segera menetapkan tersangka,” tegasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya