Berita

Ilustrasi

Politik

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

RABU, 07 JANUARI 2026 | 21:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD mendapat penolakan paling keras dari generasi Z. Temuan ini terekam dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Direktur Sigi LSI Denny JA, Ardian Sopa, mengungkapkan sebanyak 84 persen responden dari kalangan Gen Z menolak Pilkada tidak langsung atau dipilih DPRD. Angka ini menjadi yang tertinggi dibanding kelompok usia lainnya.

“Gen Z adalah kelompok dengan tingkat penolakan paling tinggi terhadap Pilkada DPRD,” ujar Ardian saat pemaparan hasil survei di Jakarta, Rabu 7 Januari 2026.


Penolakan terhadap Pilkada DPRD juga terjadi secara luas di lintas generasi. Pada kelompok milenial (usia 28-43 tahun), tingkat penolakan mencapai 71,4 persen. Sementara generasi X tercatat 60 persen menolak, dan kelompok baby boomer sebesar 63 persen.

“Data ini menunjukkan penolakan terhadap Pilkada DPRD bersifat masif dan sistemik, lintas generasi,” tegas Ardian.

Dari sisi pendidikan, penolakan terbesar datang dari responden dengan pendidikan SD ke bawah, yakni 73,5 persen. Disusul lulusan SMA sederajat sebesar 71,1 persen, lulusan D3 ke atas 61 persen, serta lulusan SMP sederajat 52,4 persen.

“Ini menegaskan bahwa penolakan Pilkada DPRD tidak terpusat pada satu kelompok tertentu, tetapi merata di berbagai latar belakang pendidikan dan sosial,” jelasnya.

Survei LSI Denny JA dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia dengan metode multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner pada 10–19 Oktober 2025. 

Dengan margin of error sebesar 2,9 persen, hasil survei ini diklaim merepresentasikan sekitar 208 juta pemilih di Indonesia.

“Metodologi survei kami telah teruji, baik dalam survei nasional maupun quick count yang konsisten dengan hasil resmi KPU,” demikian Ardian.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya