Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar Baharuddin. (Foto: Dok. Pemprov Sulbar)
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar Baharuddin. (Foto: Dok. Pemprov Sulbar)
Pencekalan dilakukan dalam rangka penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel tahun anggaran 2024 atau saat Bahtiar duduk sebagai Penjabat Gubernur Sulsel.
"Enam nama yang kami ajukan untuk melakukan pencekalan ke luar negeri yakni, pertama Saudara BB (54), mantan Pj Gubernur Sulsel. Kedua, AS (51), pekerjaan PNS pada Pemprov Sulsel," kata Kepala Kejati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi saat jumpa pers di Kantor Kejati Sulsel, Selasa, 30 Desember 2025.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15
Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15
Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03
Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56
Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47
Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26