Berita

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) saat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu 7 Januari 2025. (Foto: Dok BTN)

Bisnis

RUPSLB BTN Angkat Sekjen Kementerian PKP Didyk Choiroel jadi Komisaris

RABU, 07 JANUARI 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi menambah satu orang komisaris usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu 7 Januari 2025.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Didyk Choiroel, sebagai Komisaris BTN.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kehadiran Didyk diharapkan memperkuat formasi kepengurusan perseroan, khususnya dalam mendukung agenda strategis perusahaan ke depan.


"BTN menyambut bergabungnya Didyk Choiroel. Manajemen optimistis komposisi pengurus yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi strategi bisnis jangka panjang Perseroan," ujar Nixon dalam keterbukaan informasi.

Selain perubahan pada jajaran komisaris, RUPSLB juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Hingga akhir 2025, total aset BTN tercatat tumbuh 8,6 persen secara tahunan (year on year) menjadi sekitar Rp510 triliun. Nixon menyebut, kinerja positif tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang tetap sehat.

“Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga (DPK) yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator,” kata Nixon.

Menurut Nixon, penyesuaian susunan pengurus merupakan langkah strategis agar organisasi tetap adaptif terhadap dinamika industri dan tantangan ke depan.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis,” ujarnya.

Dengan penambahan tersebut, berikut daftar susunan komisaris dan direksi BTN:

Komisaris

* Komisaris Utama: Suryo Utomo
* Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
* Komisaris: Fahri Hamzah
* Komisaris: Didyk Choiroel
* Komisaris Independen: Ida Nuryanti
* Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
* Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

Direksi

* Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu
* Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
* Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
* Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
* Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
* Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
* Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
* Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
* Direktur Commercial Banking: Hermita
* Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo
* Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar
* Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya