Berita

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus (tengah). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PDIP Tegas Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD!

RABU, 07 JANUARI 2026 | 19:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tetap menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD, meskipun mayoritas partai politik koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendukung usulan tersebut.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, menyatakan bahwa secara hitung-hitungan politik, raihan suara PDIP pada Pilpres 2024 lalu hanya 16 persen.

“Dengan enam partai sudah menyetujui maka secara matematika ya itu mereka akan berhasil mengusulkan dong,” kata Deddy kepada wartawan, Rabu 7 Januari 2026.


Meski demikian, Deddy menilai dinamika politik belum selesai. Ia meyakini masih ada ruang perlawanan dari masyarakat sipil dan kelompok-kelompok yang tidak terwakili di parlemen.

“Tapi kan pasti akan ada dinamika, pasti akan ada suara-suara masyarakat, suara kelompok lain yang tidak terwakilkan di legislatif,” tegas Anggota Komisi II DPR ini.

PDIP, lanjut Deddy, tetap konsisten mempertahankan Pilkada langsung karena merupakan hak rakyat yang tidak boleh dialihkan kepada elite politik di DPRD.

“Nah, kita tentu, kita tetap tegas, teguh, untuk agar pilkada dipilih secara langsung. Bukan diwakilkan pada oligarki DPRD,” kata Deddy.

Sekadar informasi, ada enam parpol mendukung wacana Pilkada dipilih melalui DPRD, yakni Partai Golkar, PKB, Partai Gerindra, PAN, Partai Nasdem, Partai Demokrat. Sementara PKS masih mengkaji.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya