Berita

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Keberhasilan MBG Ditentukan Kesiapan SPPG di Lapangan

RABU, 07 JANUARI 2026 | 17:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus benar-benar siap menjelang pelaksanaan kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah yang dijadwalkan mulai berjalan serentak pada 8 Januari 2026.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyambut baik komitmen Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadikan peningkatan kualitas layanan dapur MBG sebagai fokus utama setelah pembangunan fondasi program dilakukan secara masif sepanjang 2025.

“Dengan cakupan penerima manfaat yang sangat besar, sekitar 55 juta anak dan kelompok sasaran lainnya, maka kesiapan layanan di tingkat SPPG menjadi kunci keberhasilan MBG. Program ini bukan hanya soal skala, tetapi juga soal mutu dan keamanan pangan,” ujar Netty di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.


Legislator daerah pemilihan Kab/Kota Cirebon dan Indramayu itu menilai capaian pembangunan lebih dari 19 ribu SPPG sepanjang 2025 merupakan kerja besar yang patut diapresiasi.

Namun demikian, Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas ini mengingatkan bahwa fase implementasi nasional menuntut konsistensi standar layanan di seluruh daerah.

“Ketika program dijalankan serentak, yang paling penting adalah memastikan setiap SPPG benar-benar siap secara operasional—mulai dari kebersihan dapur, kualitas menu, kesiapan SDM, hingga mekanisme distribusi yang aman dan tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sistem pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, mengingat MBG merupakan program dengan anggaran besar dan dampak langsung terhadap kesehatan anak.

“Pengawasan yang kuat bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan tujuan program tercapai secara optimal. DPR, khususnya Komisi IX, siap menjalankan fungsi pengawalan agar pelaksanaan MBG berjalan akuntabel dan berkelanjutan,” kata Netty.

Terkait pelaksanaan MBG di wilayah terdampak bencana yang dialihkan untuk pengungsi, Netty menilai hal tersebut menunjukkan fleksibilitas program dalam menjawab kebutuhan masyarakat di situasi darurat.

“Ini menunjukkan MBG tidak hanya berfungsi sebagai intervensi gizi, tetapi juga memiliki peran sosial yang penting. Ke depan, pendekatan adaptif seperti ini perlu terus diperkuat dengan koordinasi yang baik antara pusat dan daerah,” tandasnya.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya