Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Hambalang (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Minta Bahlil Percepat Pemerataan Listrik di 5.700 Desa

RABU, 07 JANUARI 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia. 

Hal itu diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri retret Kabinet Merah Putih yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa malam, 6 Januari 2026.

Menurut Prasetyo, Menteri ESDM telah melaporkan kepada Presiden terkait perhatian khusus pemerintah terhadap desa-desa yang belum menikmati akses listrik. 


Tercatat 5.700 desa yang belum teraliri listrik di seluruh Indonesia. Selama setahun terakhir pemerintah baru menyelesaikan permasalahan listrik 1.400 desa. 

Atas dasar capaian tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya langkah percepatan agar pada tahun ini seluruh desa yang belum teraliri listrik dapat segera menikmati akses energi listrik secara merata.

“Oleh karena itu, Bapak Presiden meminta percepatan agar seluruh 5.700 desa tersebut dapat teraliri listrik sesegera mungkin,” ujar Prasetyo.

Selain isu pemerataan listrik, Prasetyo menyampaikan bahwa Menteri ESDM dalam retret turut melaporkan kinerja sektor energi, khususnya terkait capaian produksi minyak nasional. 

Pemerintah, kata dia, berhasil memenuhi target lifting minyak sesuai APBN yakni 600 ribu barel per hari. 

Lebih lanjut, Presiden juga mendapatkan paparan mengenai target lifting minyak pada tahun 2026 beserta strategi yang akan ditempuh. Salah satu langkah yang disiapkan adalah percepatan eksplorasi migas melalui penemuan 75 blok minyak baru.

“Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional,” pungkas Prasetyo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya