Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Nusantara

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

RABU, 07 JANUARI 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Percepatan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung masih menghadapi kendala utama pada ketersediaan lahan. 

Persoalan tersebut menjadi fokus inventarisasi Pemerintah Kecamatan TBT bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Tubaba.

Camat TBT, Achmad Nazaruddin, menyampaikan bahwa dari 21 tiyuh ((sebutan untuk pembagian wilayah administratif setingkat desa atau kampung di beberapa kabupaten Lampung) di wilayahnya, baru sembilan yang telah memasuki tahap progres pembangunan gerai Kopdes. Sementara 12 tiyuh lainnya belum dapat direalisasikan karena permasalahan lahan.


“Kendalanya beragam. Ada tiyuh yang memiliki lahan namun lokasinya tidak strategis, ada pula yang luasnya tidak memenuhi standar. Karena itu, kami sedang menjajaki sejumlah opsi, termasuk tukar guling lahan dan pemanfaatan lahan di sekitar balai tiyuh,” ujar Achmad dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Rabu, 7 Januari 2026. 

Ia juga mengungkapkan, terdapat tiyuh yang sama sekali tidak memiliki aset tanah desa, di antaranya Tiyuh PJI dan PJU. Menyikapi kondisi tersebut, DPMT Tubaba telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh kepastian kebijakan.

“Kami mengusulkan agar tiyuh yang tidak memiliki tanah diberikan ruang kebijakan untuk membeli lahan menggunakan Silpa atau Dana Bagi Hasil (DBH) tiyuh,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPMT Tubaba, Sofyan Nur, menegaskan bahwa KDKMP merupakan program 

strategis nasional yang harus didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, meski di lapangan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan.

“Program ini menuntut kehadiran pemerintah dalam mencari solusi. Kami terus mendorong percepatan pembangunan gerai Kopdes, termasuk pemenuhan sarana dan prasarana pendukungnya,” kata Sofyan.

Ia memaparkan, hingga kini sebanyak 55 tiyuh dari total 103 tiyuh di Tubaba telah masuk dalam proses pembangunan gerai Kopdes Merah Putih. Adapun 48 tiyuh lainnya belum terealisasi, dengan persoalan dominan terkait lahan.

“Masalahnya hampir seragam, mulai dari lahan tidak sesuai standar, lokasi kurang strategis, hingga ketiadaan aset tanah. Bahkan, terdapat 23 tiyuh di Tubaba yang tidak memiliki tanah desa sama sekali,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Pemkab Tubaba telah menyurati Direktorat Jenderal Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri untuk meminta solusi konkret. Di antaranya, usulan kebolehan pembelian lahan atau penyertaan modal bagi Kopdes Merah Putih.

“Kami tidak ingin ada tiyuh tertinggal hanya karena keterbatasan lahan. Saat ini kami masih menunggu keputusan pemerintah pusat sebagai dasar langkah lanjutan,” tegas Sofyan.

Kegiatan inventarisasi dan percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih ini sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Tulang Bawang Udik dan kini dilanjutkan di Kecamatan Tulang Bawang Tengah selanjutnya Tumijajar sebagai bagian dari komitmen Pemkab Tubaba dalam mendukung program strategis nasional.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya