Berita

BPBD Gresik mencari neyalan yang hilang di Gresik, Jawa Timur. (Foto: RMOLJatim/Istimewa)

Nusantara

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

RABU, 07 JANUARI 2026 | 01:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik dan Polairud Polres setempat melakukan pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang di laut.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB kemarin. Korban diketahui hendak kembali menuju dermaga, setelah mengantarkan ABK ke kapalnya yang sedang bersandar di tengah laut.

"Jadi korban yang teridentifikasi bernama Mat Rakim dinyatakan hilang saat tengah perjalanan hendak kembali, namun perahunya menabrak dermaga. Peristiwa itu, kemudian dilaporkan oleh saksi yang mengetahui kejadian kepada kelompok nelayan Lumpur," ujar Sukardi dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa malam, 6 Januari 2026. 


Selanjutnya, dikatakan Sukardi pihak keluarga bersama kelompok nelayan melakukan pencarian dengan menyisir lokasi kejadian. Namun, hingga malam hari tidak menemukan keberadaan korban.

"Dalam pencarian hari ini, tim gabungan mengerahkan tiga perahu karet dan kapal boat yang terbagi menjadi tiga SRU. Kami berharap kondisi cuaca baik, sehingga korban bisa segera diketemukan," tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa korban yang merupakan warga Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik. Ia memiliki riwayat penyakit lambung, sehingga ada dugaan korban hilang disebabkan penyakitnya kambuh saat beraktivitas di laut.

"Peristiwa itu juga terekam di CCTV yang ada di kawasan pelabuhan Gresik, menunjukkan adanya kejanggalan pada perahu milik korban. Dalam rekaman, perahu tampak melaju kencang menuju ke arah daratan atau dermaga nelayan tanpa ada orang yang mengemudikan," jelasnya. 

Terpisah, Lurah Lumpur Eka Prapangasta Widya Darma membenarkan adanya kejadian yang menimpa salah seorang warganya.

“Benar ada warga kami bernama Mat Rakim yang hilang di laut usai mengantarkan orang ke kapal,” ucap Eka.

"Korban sehari-hari memang bekerja sebagai penyedia jasa antar jemput anak buah kapal (ABK), semoga segera ditemukan," pungkas dia.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya