Berita

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (kiri) dengan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (kanan). (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

TNI AD Kirim Alat Berat ke Wilayah Bencana

RABU, 07 JANUARI 2026 | 00:10 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali memberangkatkan perlengkapan dan alat berat untuk mendukung penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Hari ini kita memberangkatkan kembali perlengkapan-perlengkapan untuk mendukung penanggulangan bencana baik di Aceh, Sumut maupun Sumbar,” kata Maruli di Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Selasa, 6 Januari 2025.

Maruli menegaskan pengiriman dilakukan bertahap karena sebagian alat merupakan pengadaan tahun 2026 yang dipercepat prosedurnya untuk kebutuhan darurat di lokasi bencana.


“Ini banyak barang-barang pengadaan yang 2026 yang kami percepat. Sebelum masuk kesatuan, kami kirim dulu ke tempat bencana,” ujarnya.

Berdasarkan evaluasi lapangan, pembersihan lumpur tidak bisa dilakukan secara manual sehingga membutuhkan alat berat dalam jumlah besar.

“Lumpur-lumpur yang tinggi itu tidak bisa dilakukan secara manual. Berapa ribu orang pun akan sulit, sehingga kita pikir harus pakai dump truck,” jelas Maruli.

Selain alat berat, TNI AD juga menerima dan memberangkatkan 20 unit alat penjernih air bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).

Untuk tahap awal, sebanyak 97 unit kendaraan dan alat berat diberangkatkan menggunakan satu kapal laut serta jalur darat.

“Hari ini rencana 97 yang berangkat, nanti sisanya bertahap,” tegas KSAD.

Maruli memastikan TNI AD berkomitmen mendukung pemerintah hingga penanganan bencana tuntas.

“Kami komit terus berlanjut membantu penanggulangan bencana ini secara tuntas,” pungkasnya.


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya