Berita

Wakil Wali Kota Bandung Erwin. (Foto: Istimewa)

Hukum

Kuasa Hukum:

Penetapan Tersangka Wakil Wali Kota Bandung Cacat Prosedur

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 18:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penetapan tersangka terhadap  Wakil Wali Kota Bandung Erwin oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung dalam kasus penyalahgunaan wewenang tidak sesuai aturan tidak berjalan sesuai ketentuan hukum.

Hal ini disampaikan kuasa hukum Wakil Wali Kota Bandung, Bobby Siregar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa 6 Januari 2025.

"(Tetapi) kami tetap menghargai proses peradilan dan penyidikan,” ujar Bobby.


Bobby menjelaskan, secara normatif penetapan status tersangka semestinya disampaikan secara resmi dan langsung kepada pihak yang bersangkutan. 

Namun dalam kasus kliennya, kata Bobby, status tersangka justru diumumkan lebih dahulu melalui konferensi pers pada 10 Desember 2025, sementara surat penetapan belum diterima secara sah.

“Surat penetapan itu baru disampaikan satu hari kemudian, malam hari, dengan cara yang menurut kami tidak patut. Tentu ini berdampak pada harkat dan martabat klien kami,” kata Bobby.

Menurut Bobby, pengumuman terbuka tersebut telah memunculkan stigma negatif di tengah masyarakat yang berimplikasi langsung pada kondisi psikologis dan nama baik kliennya, yang hingga kini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung.

Selain soal prosedur, Bobby juga menyoroti substansi perkara dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dinilai belum pernah diklarifikasi secara utuh kepada kliennya. Padahal, penyidik disebut telah memeriksa puluhan saksi dalam perkara tersebut.

“Faktanya, sampai hari ini klien kami belum pernah diperiksa terkait substansi utama perkara. Sementara saksi yang diperiksa jumlahnya sudah sekitar 80 orang,” kata Bobby.

Ia juga mengungkapkan keberatan atas tindakan penyitaan barang bukti, khususnya handphone kliennya yang disita saat masih berstatus sebagai saksi. Bahkan, terdapat saksi lain yang handphonenya telah disita, sementara pemeriksaan baru dilakukan keesokan harinya.

“Ini kan menimbulkan pertanyaan,” kata Bobby dikutip dari RMOLJabar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya