Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad (RMOL Faisal Aristama)

Politik

Wacana Pilkada via DPRD Mencuat, DPR Belum Pastikan Jadwal Revisi UU Pemilu

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 14:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum mengambil keputusan resmi terkait pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu. Ketidakpastian ini muncul di tengah menguatnya wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada jadwal pasti mengenai kapan revisi tersebut akan digulirkan. Hal ini dikarenakan anggota legislatif masih dalam masa reses.

“Pembahasan atau tidaknya itu juga belum diputuskan kapan. Karena kita masih reses, jadi saya belum bisa jawab,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Selasa 6 Januari 2026. 


Saat dikonfirmasi apakah wacana Pilkada dipilih DPRD akan langsung ditindaklanjuti setelah masa reses berakhir pekan depan, Dasco memilih untuk bersikap hati-hati. Ketua Harian DPP Partai Gerindra tersebut menekankan bahwa agenda masa sidang mendatang belum ditetapkan.

“Jangan dipancing bahwa itu akan ditindaklanjuti minggu depan. Kita belum tahu agenda saat masuk masa sidang nanti seperti apa,” tegasnya.

Isu perubahan mekanisme Pilkada ini pertama kali mencuat pasca-pertemuan strategis empat pimpinan partai politik pada Senin, 29 Desember 2025 lalu. Mereka adalah Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. 

Momen yang diunggah melalui akun media sosial resmi DPP Partai Golkar tersebut disinyalir menjadi titik awal penjajakan revisi sejumlah undang-undang politik. Selain usulan Pilkada melalui DPRD, pertemuan tersebut juga membahas peluang pembentukan koalisi permanen sebagaimana yang diwacanakan oleh Bahlil Lahadalia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya