Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tim Media Presiden Prabowo)

Politik

Retret Jilid Dua Momen Evaluasi Kinerja Kabinet

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaksanaan retret atau pembekalan kepemimpinan jilid dua bagi anggota Kabinet Merah Putih yang digelar di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026, diapresiasi Anggota Komisi II DPR Indrajaya.

Menurutnya, retret tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antaranggota kabinet dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menilai, tantangan pemerintahan ke depan membutuhkan kerja sama yang semakin erat serta kepemimpinan yang kuat dan sejalan.

“Retret ini sangat penting untuk menyatukan visi dan memperkuat kekompakan antarmenteri. Dengan kebersamaan yang solid, kinerja kabinet tentu akan semakin optimal,” ujar Indrajaya. 


Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Dapil Papua Selatan itu juga berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kinerja para anggota kabinet dalam melaksanakan program-program pemerintah. Sebab, pembekalan kepemimpinan menjadi momentum yang tepat untuk menyegarkan kembali komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Indrajaya menekankan bahwa retret tersebut seharusnya dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir. Evaluasi ini dinilai penting agar berbagai kekurangan dapat diidentifikasi dan segera diperbaiki.

“Setahun berjalan, tentu ada capaian yang patut diapresiasi, tetapi juga ada hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Retret ini menjadi momen yang tepat untuk melakukan evaluasi kinerja secara jujur dan konstruktif,” katanya.

Lebih lanjut, Indrajaya meminta agar dalam agenda retret juga dibahas secara serius strategi percepatan penanganan dampak bencana, khususnya yang terjadi di wilayah Sumatera. Ia menilai, penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas kementerian yang kuat dan keputusan yang cepat.

“Dampak bencana di Sumatera perlu mendapat perhatian khusus. Saya berharap dalam retret ini dibahas langkah-langkah konkret dan terukur agar penanganan bencana bisa lebih cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya