Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. (Foto: Puskom Kemhan)

Pertahanan

Jenderal Tandyo Didapuk jadi Komandan Satgas Kuala

Percepat Pemulihan Pascabencana
SELASA, 06 JANUARI 2026 | 05:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita ditunjuk menjadi sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kuala yang merupakan unit khusus dalam upaya pendangkalan sungai serta muara di wilayah terdampak akibat bencana Sumatera.

“Satgas Kuala melibatkan sekitar 200 personel, dipimpin oleh Wakil Panglima TNI sebagai Komandan Satgas,” kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Senin malam, 5 Januari 2026.

Ada dua tugas utama dalam Satgas Kuala, yakni Gugus Tugas Pendalaman Kuala Tamiang dan Gugus Tugas Normalisasi Kuala.


Dengan kesepakatan tersebut, pergeseran kapal dan peralatan akan dilaksanakan secara bertahap sampai minggu kedua Januari 2026, dengan lokasi awal Sungai Tamiang sebagai titik kumpul utama. 

Setelah alat berat tiba, awal pelaksanaan tugas Satgas Kuala direncanakan dimulai awal Februari 2026.

Ini dilakukan seiring dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berjalan.

“Dukungan logistik disiapkan oleh Kementerian Pertahanan, termasuk pemanfaatan fasilitas pendukung yang diperlukan seperti speed boat dan hovercraft. Gugus Tugas Normalisasi juga akan dilengkapi dengan peralatan penjernih air, guna membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara,” jelas Sjafrie.

Lalu, untuk pengurusan administrasi lingkungan akan dikoordinasikan Mabes TNI serta penyelenggaraan layanan kesehatan mandiri untuk personel Satgas Kuala selama bertugas di lapangan.

“Kendali operasi Satgas Kuala akan dilaksanakan dari Kapal Markas Kementerian Pertahanan yang dikawal oleh KRI, dengan koordinasi erat bersama pemerintah daerah kabupaten serta instansi terkait lainnya,” pungkas Sjafrie.

Selain  200 personel, Satgas ini juga melibatkan unsur profesional termasuk Jhon Lin.

Seperti diketahui bersama, Sjafrie Sjamsoeddin membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kuala dalam upaya pendangkalan sungai dan muara di wilayah terdampak akibat bencana Sumatera.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya