Berita

Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara melakukan pemeriksaan Kesehatan pengungsi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Belasan Ribu Pengungsi Banjir di Sumut Terserang ISPA

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 14:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara mencatat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit masih menjadi penyakit paling banyak diderita pengungsi pasca banjir di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Berdasarkan data pembaruan hingga 31 Desember 2025 pukul 13.00 WIB, jumlah kasus ISPA mencapai 17.150 kasus, sementara penyakit kulit tercatat sebanyak 13.107 kasus. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Hamid mengatakan, penyakit pernapasan dan kulit mendominasi laporan kesehatan di lokasi terdampak banjir dan pengungsian. Kondisi tersebut dipengaruhi sanitasi yang belum sepenuhnya pulih serta paparan air tercemar.


“Lingkungan yang lembap, kepadatan di pengungsian, dan kualitas sanitasi menjadi faktor utama meningkatnya ISPA dan penyakit kulit,” kata Hamid dikutip dari RMOLSumut, Senin 5 Januari 2025.

Selain itu, Dinkes Sumut juga mencatat kasus penyakit berbasis air dan makanan masih cukup signifikan. Diare dilaporkan sebanyak 2.536 kasus, Influenza Like Illness (ILI) 1.006 kasus, serta 661 kasus suspek demam tifoid.

Menurut Hamid, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya risiko gangguan kesehatan akibat keterbatasan akses air bersih dan keamanan pangan pasca banjir. 

“Ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu peningkatan kasus jika tidak ditangani secara cepat,” kata Hamid.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya