Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Politik

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 12:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tahun ini Indonesia menghadapi tantangan strategis yang saling terkait di bidang Ekonomi, Energi, dan Ekologis (3E). Ketiga isu ini, menurutnya, tidak bisa lagi dikelola secara terpisah, melainkan harus menjadi satu kerangka kebijakan terpadu agar Indonesia mampu melangkah menuju pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.

Demikian dikatakan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris melalui keterangan tertulis, Senin 5 Januari 2025.

Senator Jakarta ini menilai, secara ekonomi Indonesia memasuki tahun 2026 dengan fondasi yang relatif stabil, namun tetap berada di tengah tekanan global yang tidak ringan. Ketidakpastian geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, fluktuasi harga komoditas, serta risiko disrupsi rantai pasok menjadi tantangan nyata. 


Karena itu, fokus pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan angka, tetapi harus memastikan kualitas pertumbuhan yang inklusif, berkeadilan, dan berbasis nilai tambah.

“Kita perlu mempercepat transformasi ekonomi dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju ekonomi bernilai tambah tinggi," kata Fahira.

Ia mendorong  hilirisasi yang berkelanjutan, penguatan UMKM, industri kreatif, serta investasi serius pada sumber daya manusia harus menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi benar-benar menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat daya saing nasional.

Di sektor energi, Fahira menekankan bahwa peningkatan kebutuhan energi nasional di tengah ketergantungan tinggi pada energi fosil merupakan tantangan besar di 2026. Volatilitas (pergerakan yang tidak stabil dan tajam) harga energi global berpotensi mengganggu stabilitas fiskal dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, transisi energi tidak bisa lagi ditunda.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mulai dari surya, air, panas bumi, hingga bioenergi. Namun pemanfaatannya masih jauh dari optimal. Tantangan utama bukan hanya teknologi, tetapi juga kepastian regulasi, pembiayaan, konsistensi kebijakan dan partisipasi masyarakat.

 “Transisi energi harus dipandang sebagai peluang strategis, bukan beban. Ini adalah jalan menuju kemandirian energi, penciptaan lapangan kerja hijau, dan ketahanan ekonomi jangka panjang,” kata Fahira.

Sementara itu, tantangan ekologis dinilai semakin mendesak. Fahira mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan menjadi ancaman nyata bagi pembangunan nasional. Ancaman potensi banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan, hingga polusi udara menunjukkan bahwa degradasi lingkungan telah berdampak langsung pada ekonomi, kesehatan masyarakat, dan ketahanan sosial. 

“Isu ekologis bukan lagi isu sektoral, melainkan isu eksistensial yang menentukan masa depan bangsa,” kata Fahira.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya