Berita

Presiden Kolombia, Gustavo Petro. (Foto: Dok. Reuters)

Dunia

Kolombia Perketat Perbatasan Buntut Penangkapan Maduro

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 21:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang dilakukan militer Amerika Serikat (AS) membuat Kolombia waspada.

Presiden Kolombia Gustavo Petro bahkan langsung menggelar rapat darurat keamanan nasional pada pukul 03.00 waktu setempat, tak lama setelah Maduro ditangkap pada Sabtu, 3 Januari 2026.

"Pemerintah Kolombia mengutuk serangan terhadap kedaulatan Venezuela dan Amerika Latin," tulis Petro via X dikutip Minggu, 4 Desember 2025.


Mereka juga langsung memperkuat pengamanan di perbatasan darat timur sepanjang 2.219 kilometer. Kawasan tersebut dikenal sebagai jalur pemberontakan bersenjata dan produksi kokain.

Dilansir dari Al Jazeera, para analis keamanan menilai tumbangnya kekuasaan Maduro berpotensi memperburuk situasi keamanan Kolombia, terutama karena keberadaan Tentara Pembebasan Nasional (Ejército de Liberación Nacional/ELN).

ELN merupakan kelompok pemberontak sayap kiri terbesar di negara itu menguasai sebagian besar wilayah perbatasan Kolombia–Venezuela. ELN menyatakan siap membela Venezuela dari  intervensi imperialis oleh AS.

Kementerian Pertahanan Kolombia memastikan seluruh unit militer dan kepolisian telah diaktifkan untuk melindungi aset strategis dan kedutaan besar.

Di luar ancaman keamanan, situasi Kolombia cukup kompleks karena bersamaan dengan risiko krisis kemanusiaan yang sedang dihadapi. Kolombia saat ini telah menampung hampir 3 juta pengungsi Venezuela dari total sekitar 8 juta warga.

"Seluruh sumber daya bantuan yang kami miliki telah dikerahkan untuk mengantisipasi masuknya pengungsi dalam jumlah besar." kata Petro.

Situasi ini dinilai lebih berat dibanding krisis migrasi 2019, mengingat Kolombia kehilangan sekitar 70 persen pendanaan kemanusiaan setelah penghentian program USAID oleh pemerintahan AS sebelumnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya