Berita

(Foto: Dok. DPW PPP Kalimantan Utara)

Politik

PPP Kaltara Perkuat Struktur Partai dalam Muswil

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Kalimantan Utara siapkan berbagai strategi politik yang dimulai dengan penguatan struktur kepengurusan melalui Musyawarah Wilayah (Muswil).

Ketua DPW PPP Kalimantan Utara, Ismail Malassa mengatakan, lebih dari 50 persen pengurus yang terbentuk merupakan regenerasi dari kepemimpinan sebelumnya.

“Muswil pada intinya membahas laporan pertanggungjawaban pengurus serta menetapkan formatur kepengurusan baru yang sudah terbentuk semalam,” kata Ismail dalam keterangan tertulis,  Minggu 4 Januari 2025.


Ismail menjelaskan, formatur diberi mandat untuk menyusun kepengurusan pasca-muktamar. Konsolidasi kepengurusan DPW PPP Kaltara saat ini baru dilakukan di tingkat Provinsi. 

Selanjutnya, lima kabupaten dan kota di Kalimantan Utara akan menyusul melalui pelaksanaan musyawarah cabang.

Menurut Ismail, langkah tersebut merupakan bagian dari konsolidasi struktural partai dari tingkat wilayah hingga akar rumput.

“DPW, DPC, PAC sampai ke tingkat desa akan dilakukan optimalisasi. Setelah muktamar, struktur ke bawah dilakukan evaluasi sebagai bentuk persiapan menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.

Ismail menegaskan, konsolidasi dan regenerasi kepengurusan menjadi modal utama PPP Kalimantan Utara dalam menghadapi pemilihan umum mendatang. 

“Target akhirnya jelas, memperkuat barisan dan memenangkan PPP pada Pemilu berikutnya,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya