Berita

Para penumpang tidur di lantai Bandara Internasional Rafael Hernandez, Puerto Rico akibat penerbangan tertunda, Sabtu, 3 Januari 2026. (Foto: Reuters)

Dunia

Ratusan Penerbangan Karibia Terganggu Akibat Penangkapan Maduro

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 18:04 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Arus penerbangan libur Tahun Baru di Karibia terganggu pada Sabtu, 3 Januari 2026. Hal ini disebabkan otoritas Amerika Serikat menutup sebagian wilayah udara seiring penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Pembatalan penerbangan massal ini membuat ribuan penumpang terlantar di sejumlah bandara utama, terutama di Puerto Rico dan Aruba.

Data FlightAware menunjukkan, sekitar 400 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Luis Muñoz Marín, Puerto Rico dibatalkan atau hampir 60 persen dari total jadwal penerbangan hari itu.


Di Aruba, sebanyak 91 penerbangan atau lebih dari separuh jadwal di Bandara Internasional Queen Beatrix juga dibatalkan pada hari yang sama.

Sejumlah maskapai besar juga terdampak pembatasan ini, termasuk American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, Southwest Airlines, JetBlue Airways, dan Frontier Airlines. 

Sementara itu, pemerintah AS menegaskan akan membuka peluang pencabutan pembatasan wilayah udara.

"Jika dianggap perlu, pembatasan wilayah udara ini akan dicabut." kata Menteri Transportasi AS Sean Duffy dikutip Minggu, 4 Januari 2026.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Bebas Aktif Tapi di Bawah Komando Trump

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:50

Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:28

Belasan Siswa SMK Cedera Akibat Panggung Acara Perpisahan Ambruk

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:58

Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:42

Polisi Lakukan Ekshumasi Selidiki Kematian Santri di Wonogiri

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:21

Sate Maranggi Mbah Goen Hadirkan Sentuhan Budaya Sunda dan Wisata Alam

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:58

Green Jobs Class Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:36

TNI Gercep Atasi Sedimentasi di Perairan Aceh Tamiang

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:19

Legislator PKB Minta Pemprov Hati-hati Terapkan Opsen Pajak Kendaraan

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:59

Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:33

Selengkapnya