Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: Reuters)

Dunia

Pengamat: Kejatuhan Maduro Dipicu Kerapuhan Internal Negara

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, menilai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tidak semata disebabkan tekanan eksternal, melainkan buah dari kerapuhan internal negara yang telah lama terjadi.

Ia menyebut adanya keretakan internal yang tumbuh perlahan namun mematikan, berawal dari ketidakmampuan kepala negara mengonsolidasikan masyarakat dan memudar­nya fungsi kepemimpinan sebagai kompas moral negara.

“Terjadi pelapukan diam-diam yang mematikan. Karena pemimpin tak dapat mengarahkan masyarakat, dan menjadi panduan moral menjadi kedaulatan negara” ujar Teuku Rezasyah kepada RMOL, Minggu, 4 Januari 2026.


Menurutnya, penangkapan seorang presiden dengan pengamanan berlapis dan dukungan aparatus negara yang lengkap sulit dipahami jika tidak ada pembiaran dari dalam. 

Ia menilai mata dan telinga aparatur negara telah dibutakan dan ditumpulkan, sementara kalangan terdekat pemerintah justru mendiamkan proses tersebut dan menikmati kejatuhan yang terjadi.

“Sulit dimengerti jika seorang presiden bisa ditangkap tanpa perlawanan berarti. Artinya, aparatur negara tidak lagi berfungsi. Dalam hal ini, elite di sekitar pemerintah memilih diam dan membiarkan proses itu berjalan,” tegasnya.

Reza menambahkan, ketiadaan perlawanan militer nasional menjadi bukti paling nyata runtuhnya loyalitas institusi negara. Tidak ada mobilisasi besar untuk mempertahankan Maduro, meskipun pengamanan presiden dan lembaga intelijen masih ada secara struktural.

“Tidak ada perlawanan militer nasional. Tidak ada mobilisasi besar. Paspampres ada, tapi diam. Intelijen ada, tapi kelamaan membaca situasi sehingga lamban bergerak,” ungkapnya.

Ia juga menilai institusi negara di Venezuela telah kehilangan kapasitas untuk mempertahankan loyalitas dan kepatuhan. 

Dari sisi militer, perlindungan terhadap kepala negara yang semula dianggap kewajiban justru berubah menjadi risiko bagi masa depan mereka sendiri.

“Mungkin Maduro terlalu percaya diri, sehingga lupa membaca loyalitas elite di sekitarnya,” kata Reza.

Menurutnya, elite yang terbelah, loyalitas yang melemah, serta hilangnya keyakinan terhadap masa depan rezim menjadi faktor penentu keberhasilan intervensi.

“Saat serangan atas Venezuela terjadi, tidak ada perintah tegas untuk bertahan, tidak ada figur kharismatis yang berani mengambil risiko, dan tidak ada birokrasi yang menggalang solidaritas masyarakat,” paparnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:48

LAMI Minta KPK Usut Proyek Pompanisasi Jakarta

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:13

Doa Imlek

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:12

RI dan Tujuh Negara Muslim Kutuk Upaya Israel Klaim Tanah Tepi Barat

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:10

Rano Kano Pastikan Perayaan Imlek Aman, Nyaman, dan Lancar

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:04

Harga Daging di Banda Aceh Tembus Rp200 Ribu per Kg

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:40

5 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Bawa Hoki dan Keberuntungan

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:09

Terlambatkah Jokowi dan Gibran Jadi Tokoh Pro Pemberantasan Korupsi?

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:08

Apa Itu Padusan? Tradisi Mandi Besar Jelang Puasa 2026

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06

5 Cara Aman Berpuasa Bagi Penderita Asam Lambung

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:00

Selengkapnya