Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia Saiful Anam. (Foto: dokumentasi pribadi)
Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia Saiful Anam. (Foto: dokumentasi pribadi)
"Jika koalisi permanen digulirkan maka semakin tidak ada perbedaan antara platform partai politik satu dengan lainnya," kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam kepada RMOL, Minggu, 4 Januari 2026.
Ia menegaskan koalisi besar yang bersifat permanen akan menghilangkan perbedaan platform dan identitas politik antarpartai, membuat partai kehilangan ruang untuk menyampaikan gagasan alternatif dan sikap kritis.
Populer
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
UPDATE
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02