Berita

Presiden AS, Donald Trump (Foto: WRLN)

Dunia

Trump Klaim Militer AS Bisa Saja Bunuh Maduro di Tempat Persembunyian

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 11:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa militer AS sebenarnya memiliki kemampuan untuk membunuh pemimpin Venezuela Nicolás Maduro dalam operasi militer yang dilakukan pada Sabtu dini hari waktu setempat, 4 Januari 2026. 

Dalam sebuah konferensi pers di Florida, Trump menjelaskan bahwa situasi di lapangan memungkinkan terjadinya skenario tersebut.

“Itu bisa saja terjadi,” ujar Trump, seperti dimuat CNN. 


Ia menjelaskan bahwa Maduro berupaya menuju lokasi perlindungan saat serangan terjadi. 

“Dia mencoba masuk ke tempat yang aman. Anda tahu, tempat aman itu seluruhnya terbuat dari baja, dan dia tidak sempat mencapai pintunya karena orang-orang kami bergerak sangat cepat,” jelasnya.

Trump kembali menekankan kecepatan dan efektivitas pasukan militer AS dalam menembus perlawanan. Ia menyebut pasukan AS bergerak dengan sangat cepat meskipun menghadapi hambatan yang signifikan.

“Kami menembus perlawanan dengan sangat cepat,” kata Trump, seraya mengakui bahwa di lapangan terdapat banyak pihak yang melakukan perlawanan bersenjata.

Lebih lanjut, Trump menggambarkan bahwa operasi tersebut tidak sepenuhnya mengejutkan pihak lawan. Menurutnya, ada indikasi bahwa mereka telah bersiap menghadapi sesuatu.

"Orang-orang bertanya, apakah kami mengejutkan mereka? Ya, agak terkejut, tetapi mereka memang menunggu sesuatu. Ada banyak perlawanan. Ada banyak tembakan,” ungkap Presiden AS. 

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyebut bahwa Nicolás Maduro kini berada di atas kapal perang USS Iwo Jima. 

Ia bahkan sempat mengunggah sebuah gambar di Truth Social yang menunjukkan Maduro dalam kondisi diborgol, ditutup mata hingga telinganya, serta dijaga ketat petugas keamanan AS.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya