Berita

Foto: RMOLJabar/Alvin)

Nusantara

SMPN 1 Sindangkerta KBB Terancam Dibongkar

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 04:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana pembongkaran Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memancing penolakan dari masyarakat.

Sekolah yang telah berdiri selama puluhan tersebut, kabarnya akan dialihfungsikan menjadi bangunan Koperasi Merah Putih.

Polemik mencuat setelah akun resmi @smpn1sindangkerta mengunggah informasi bahwa bangunan sekolah di Jalan Raya Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, akan dibongkar pada awal Januari 2026. 


Padahal, hingga saat ini SMPN 1 Sindangkerta masih aktif digunakan sebagai sarana kegiatan belajar mengajar.

"SMPN 1 Sindangkerta hingga kini masih aktif digunakan sebagai sarana kegiatan belajar mengajar," tulis akun tersebut, dikutip RMOLJabar, Sabtu 3 Januari 2026.

Rencana pembongkaran itu dikhawatirkan mengganggu hak siswa untuk memperoleh pendidikan yang layak. 

Sejumlah fasilitas vital sekolah disebut masuk dalam daftar bangunan yang akan terdampak, mulai dari ruang tata usaha, ruang guru, dua ruang kelas, dapur, toilet, hingga gerbang utama sekolah.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat proses belajar mengajar sekaligus menurunkan kenyamanan siswa dan tenaga pendidik. 

"Pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama. Pemerintah desa diharapkan mencari solusi alternatif, misalnya memanfaatkan lahan kosong milik desa, tanpa harus mengorbankan sekolah," tulis pernyataan yang beredar di media sosial.

Penolakan juga disuarakan para alumni SMPN 1 Sindangkerta. Mereka menilai sekolah tersebut memiliki nilai historis dan peran strategis dalam mencetak generasi muda di wilayah Sindangkerta. 

"Pembangunan ekonomi harus berjalan seiring tanpa mengorbankan masa depan anak-anak," kata salah seorang warga.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya