Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Ahmad Khozinudin:

Jokowi Konsisten Sebut Orang Besar di Balik Isu Ijazah

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 00:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan para pendukungnya diharapkan menghentikan narasi ada orang besar alias dalang di balik kasus dugaan ijazah palsunya. 

Demikian disampaikan kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin dalam keterangannya, dikutip Minggu 4 Januari 2025.

"Somasi yang dilayangkan Partai Demokrat semoga bisa mengakhiri tuduhan Jokowi soal orang besar," kata Khozinudin.


Jokowi sendiri, menurut Khozinudin, masih tetap konsisten memproduksi narasi ada orang besar di kasus ijazah palsunya. 

Seperti saat wawancara eksklusif bersama Kompas TV pada Selasa 9 Desember 2025, Jokowi kembali menuduh ada orang besar di balik kasus ini.

"Alasan Jokowi, tak mungkin (kasus ijazah palsu) bertahan lama jika tak ada orang besar," kata Khozinudin.

Namun saat didesak untuk menyebut nama orang besar tersebut, Jokowi berkelit. Jokowi hanya berdalih semua orang sudah tahu ada orang besar dibalik kasus ijazah palsunya.

Karena itu, lanjut Khozinudin, narasi liar soal SBY di balik Roy Suryo cs dalam kasus ijazah palsu yang diunggah di akun Zulfan Lindan, Agri Fanani dan Kajian Online, tidak dapat dipisahkan dari konteks tuduhan 'ada orang besar' yang konsisten digaungkan Jokowi. 

Melalui penalaran causa prima atau hubungan musabab utama yang menjadi basis tuduhan, maka tuduhan SBY ada di balik Roy Suryo cs ini tidak dapat dilepaskan dari pernyataan Jokowi yang menegaskan ada orang besar dibalik kasus ijazah palsunya.

"Padahal, kami dari tim advokasi sudah melayangkan surat somasi kepada Jokowi sejak tanggal 31 Juli 2025 yang lalu. Somasi dilayangkan salah satunya karena tuduhan ada orang besar yang dilontarkan Jokowi, untuk yang pertama kalinya ketika itu," kata Khozinudin.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya