Berita

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman dinasnya, Widya Chandra, Jakarta, Jumat 2 Januari 2026. (Foto: Biro Pers Sekretariat Negara)

Politik

Prabowo Panggil Dasco dan Sejumlah Menteri, Bahas Bencana hingga Penugasan Awal Tahun

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 12:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman dinasnya, Widya Chandra, Jakarta, Jumat sore hingga malam 2 Januari 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta dirinya selaku Seskab.

“Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jumat 2 Januari 2026,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat malam.


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan dari Dasco yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI. 

Laporan itu memuat perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatra.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof. Dasco sebagai Ketua satgas pemulihan pascabencana dari DPR RI, terkait rekonstruksi dan rehabilitasi tiga provinsi di Sumatra,” ungkap Teddy.

Selain membahas pemulihan pascabencana, Presiden, kata Teddy juga memberikan penugasan khusus awal tahun kepada para pejabat yang hadir. Penugasan tersebut dimaksudkan untuk memastikan agenda prioritas pemerintah dapat langsung berjalan efektif sejak awal 2026.

“Penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden untuk masing-masing peserta pertemuan,” tandas Teddy.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya