Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Hiburan

Empat Tahun Berturut-turut, Meghan Markle Jadi Selebriti Paling Dibenci Dunia

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 12:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meghan Markle kembali dinobatkan sebagai selebriti paling tidak disukai untuk tahun keempat berturut-turut. Hal ini berdasarkan jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Ranker.

Dalam survei tersebut, istri dari Pangeran Harry itu bahkan mengungguli sejumlah tokoh publik kontroversial lain seperti Kanye West dan Sean “P Diddy” Combs.

Dikutip dari Cape Town, Sabtu 3 Januari 2026, dalam survey5yang dirilis awal tahun itu menunjukkan sebanyak 78 persen responden memilih Meghan sebagai figur yang paling tidak mereka sukai. Angka ini menunjukkan kuatnya sentimen publik terhadap perilaku dan citra yang ia tampilkan selama beberapa tahun terakhir. 


Ranker menjelaskan bahwa tokoh-tokoh dalam daftar ini dinilai mampu memicu penolakan publik melalui tindakan dan sikap mereka sendiri, sehingga opini masyarakat berbalik menentang mereka.

Berbeda dengan sejumlah selebriti lain yang perlahan menghilang dari sorotan setelah diterpa kontroversi, Meghan justru tetap menjadi pusat perhatian. Sepanjang tahun ini, ia terlibat dalam beberapa insiden yang kembali memancing perdebatan publik, sebagaimana dilaporkan oleh celebratingthesoaps.com. Hal ini membuat status kontroversialnya terus bertahan.

Banyak pemilih menilai bahwa tindakan dan citra publik Meghan kerap memicu rasa frustrasi, khususnya di kalangan penggemar keluarga kerajaan Inggris. Kontroversi terbaru mencakup penggunaan gelar bangsawan pada barang-barang sehari-hari, sindiran yang dianggap menyinggung tradisi kerajaan, hingga tas jinjing bertuliskan inisial “DS” yang menuai komentar negatif.

Ketidakpuasan publik semakin meningkat setelah muncul kabar mengenai hadiah-hadiah tak lazim yang diberikan Meghan kepada Harry. Alih-alih meredam sorotan, hal tersebut justru membuat pasangan ini kembali menjadi bahan pembicaraan, kali ini dalam konteks yang cenderung negatif.

Reputasi ini juga diperkuat oleh laporan The Hollywood Reporter pada akhir 2024 yang menempatkan Meghan sebagai salah satu tokoh paling tidak disukai di industri hiburan. Penilaian tersebut semakin mengukuhkan citra negatifnya, tidak hanya di mata publik, tetapi juga di kalangan internal industri.

Sementara itu, Pangeran Harry juga masuk dalam daftar selebriti yang kurang disukai, meski berada di posisi lebih rendah. Duke of Sussex menempati peringkat keempat, di bawah P Diddy, Jada Pinkett Smith, Andrew Tate, dan Pangeran Andrew.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya