Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

STOXX 600 Dekati Level 600, Sektor Teknologi dan Pertahanan Pimpin Reli Eropa

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa membuka lembaran tahun 2026 dengan performa gemilang. Pada penutupan perdagangan Jumat 2 Januari 2025 waktu setempat, indeks saham regional berhasil menyentuh rekor tertinggi baru, melanjutkan reli kuat dari tahun sebelumnya yang didorong oleh dominasi sektor teknologi dan pertahanan.

Indeks STOXX 600 lintas Eropa melonjak 0,7 persen ke level 596,14. Angka ini hanya terpaut empat poin dari level psikologis 600 yang sangat dinantikan pasar. Kenaikan ini sekaligus menandai pertumbuhan mingguan ketiga secara berturut-turut bagi indeks acuan tersebut.

Sorotan utama tertuju pada bursa London, di mana indeks FTSE 100 berhasil mencetak sejarah dengan menembus level 10.000 poin untuk pertama kalinya.


"Secara logis, angka 10.000 mungkin hanya sebuah angka, namun secara psikologis ini sangat penting. Investor terlihat sangat antusias menyuntikkan dana ke pasar tanpa rasa takut meski berada di level tertinggi," ungkap Nick Saunders, CEO Webull UK.

Hampir seluruh bursa utama di kawasan Eropa mengakhiri pekan pertama 2026 di zona hijau

CAC 40 (Prancis) menguat 0,6 persen. DAX (Jerman) naik tipis 0,2 persen dan FTSE 100 (Inggris) ditutup naik 0,2 persen setelah menyentuh tonggak sejarahnya.

Optimisme pasar didorong oleh performa memukau raksasa teknologi ASML yang melonjak 7 persen, memicu kenaikan di seluruh sub-sektor teknologi. 

Sektor pertahanan menjadi pencetak keuntungan tertinggi dengan kenaikan 3,3 persen, disusul sektor energi yang naik 1,4 persen mengikuti penguatan harga minyak mentah.

Keberhasilan Eropa mempertahankan momentum ini dipicu oleh beberapa faktor kunci dari tahun 2025, termasuk tren penurunan suku bunga, stimulus fiskal di Jerman, serta peralihan minat investor dari saham teknologi AS yang dinilai sudah terlalu mahal (overvalued).

Meskipun sempat diguncang isu tarif perdagangan global pada tahun lalu, pasar Eropa terbukti tangguh. 

"Momentum dan positivitas terhadap saham Eropa terus berlanjut. Ini adalah sinyal yang sangat baik untuk mengawali tahun," pungkas Steve Sosnick, Chief Market Analyst di Interactive Brokers.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya