Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Naik Perlahan di Hari Pertama Perdagangan 2026

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 12:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik tipis pada hari pertama perdagangan tahun 2026, dipicu oleh serangan drone Ukraina ke fasilitas minyak Rusia serta tekanan Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Venezuela.

Dikutip dari Reuters, Jumat 2 Januari 2026, pada pembukaan perdagangan harga minyak mentah Brent naik 14 sen menjadi 60,99 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menguat 14 sen ke 57,56 Dolar AS per barel.

Ketegangan geopolitik kembali menjadi sorotan. Rusia dan Ukraina saling menuduh melakukan serangan terhadap warga sipil pada Hari Tahun Baru, meskipun perundingan intensif yang diawasi Presiden AS Donald Trump terus berlangsung untuk mengakhiri perang yang hampir memasuki tahun keempat.


Di sisi lain, Amerika kembali menekan Venezuela. Washington menjatuhkan sanksi terhadap empat perusahaan dan sejumlah kapal tanker yang dinilai beroperasi di sektor minyak Venezuela. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya AS untuk menekan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Blokade AS membuat kapal tanker yang terkena sanksi sulit keluar-masuk Venezuela. Akibatnya, perusahaan energi milik negara PDVSA terpaksa mengambil langkah-langkah ekstrem agar kilang tidak berhenti beroperasi, seiring menumpuknya persediaan bahan bakar residu.

Sepanjang 2025, harga minyak Brent dan WTI sama-sama anjlok hampir 20 persen, menjadi penurunan tahunan terdalam sejak 2020. Kekhawatiran akan kelebihan pasokan global dan dampak tarif dagang dinilai lebih dominan dibandingkan risiko geopolitik. Bagi Brent, ini menjadi tahun ketiga berturut-turut mengalami penurunan, rekor terpanjang sepanjang sejarah.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya