Berita

Danantara Indonesia melakukan peninjauan langsung kesiapan Hunian Danantara untuk segera dihuni oleh masyarakat terdampak bencana pada Kamis, 1 Januari 2026 (Foto: BNI)

Bisnis

BNI Dukung Danantara Sediakan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 11:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung target pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara Indonesia dalam penyediaan 15.000 Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI dalam pembangunan Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang. Dari total 600 unit yang dibangun pada tahap pertama, BNI berkontribusi sekitar 120 unit atau 20 persen.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran pimpinan Danantara Indonesia meninjau langsung kesiapan Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026. Peninjauan ini juga dihadiri pimpinan BUMN yang terlibat, termasuk Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio.


Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan percepatan pembangunan Huntara merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya sinergi BUMN agar penanganan pascabencana berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi, serta meminta percepatan pemulihan layanan dasar seperti sekolah, puskesmas, dan rumah sakit.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani melaporkan bahwa pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah memasuki tahap akhir dan siap diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026. Kawasan hunian tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, serta sarana sanitasi.

Rosan menambahkan, dalam tiga bulan ke depan Danantara menargetkan penyelesaian total 15.000 unit Huntara yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Sementara itu, Direktur IT BNI Toto Prasetio menyatakan keterlibatan BNI merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung percepatan penanganan pascabencana melalui sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

“Dukungan BNI tidak hanya pada pembangunan fisik hunian, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak agar dapat bangkit secara bertahap,” ujar Toto.

Ke depan, BNI menegaskan akan terus mendampingi proses pembangunan dan pemulihan pascabencana agar berjalan terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya