Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Wahyu Dewanto:

Publish Rekaman CCTV Pelaku Pelecehan Seksual di Transjakarta

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 11:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta harus berkomitmen terhadap prinsip zero tolerance atau tanpa toleransi terhadap segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi umum alias transum.

Demikian penegasan Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto merespons kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang saat menggunakan bus TransJakarta rute Balai Kota-Pantai Maju dari Halte Monas.

"Harus diusut dan ditindak tegas pelakunya," kata Wahyu dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 2 Januari 2025.


Menurut Wahyu, tindakan tegas ini perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi calon-calon pelaku lainnya.

"Kalau perlu publish rekaman CCTV-nya," kata politisi Partai Gerindra ini.

Seorang penumpang TransJakarta diduga menjadi korban pelecehan dan videonya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, dinarasikan korban sempat tertidur selama perjalanan. Kemudian, saat memasuki kawasan PIK, korban terbangun dan mendapati bagian tubuhnya dipegang oleh seorang lelaki yang duduk di sebelahnya.

"Selama perjalanan saya tidur, dan tepat masuk PIK posisi saya masih tidur, dan dia megang bagian paha (mengelus-elus), saya reflek bangun dan ngefreeze seketika," tulis korban melalui akun @anstsyzhr_, dikutip Kamis 1 Januari 2025.

Pelaku disebutkan sempat mengakui perbuatannya. Namun, setelah penumpang lain dan petugas mengetahui kejadian tersebut, terduga pelaku justru mengelak dan berdalih tidak sengaja lantaran tertidur.

"Untuk Transjakarta mohon untuk diperketat dan ditindaklanjuti kejadian tidak pantas ini, karena bukan cuma saya mungkin masih banyak korban lainnya tapi mereka tidak berani untuk speak up," sambungnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya