Berita

Monumen Nasional di Jakarta (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Jakarta Jadi Kota Terbesar Dunia, Tokyo Turun ke Peringkat Tiga

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 08:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jakarta kini menempati posisi sebagai kota terbesar di dunia dengan jumlah penduduk mencapai 41,9 juta jiwa, menurut laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang prospek urbanisasi global.

Dikutip dari Bangkok Post, Jumat 2 Januari 2026, Jakarta mengungguli Dhaka di Bangladesh, sementara Tokyo turun ke peringkat ketiga, seiring melambatnya pertumbuhan penduduk Jepang yang menua.

Dalam laporan tersebut, PBB mencatat bahwa pertumbuhan penduduk Tokyo jauh lebih lambat dibandingkan kota-kota besar di negara berkembang seperti Indonesia dan Bangladesh. 


Akibatnya, Tokyo yang sempat menjadi kota terbesar dunia pada tahun 2000, kini turun ke peringkat ketiga pada 2025. Penilaian ini menggunakan metode khusus agar perbandingan antarnegara dapat dilakukan secara adil.

Sementara itu, Bangkok menunjukkan tren berbeda. Ibu kota Thailand ini mencatat pertumbuhan populasi hampir 2 persen per tahun sepanjang 2015-2025, jauh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan penduduk nasional Thailand yang hanya sekitar 0,2% per tahun.

Ke depan, PBB memperkirakan populasi wilayah perkotaan Tokyo akan terus menyusut, dari 33,4 juta jiwa pada 2025 menjadi 30,7 juta jiwa pada 2050. Dengan penurunan tersebut, Tokyo diproyeksikan turun ke peringkat ketujuh kota terbesar dunia. Pada 2050, Dhaka diperkirakan menjadi kota terbesar dunia dengan 52,1 juta penduduk, disusul Jakarta, Shanghai, New Delhi, Karachi, dan Kairo.

Dalam laporan ini, istilah “kota” didefinisikan sebagai wilayah perkotaan yang saling berdekatan secara geografis, memiliki kepadatan minimal 1.500 penduduk per kilometer persegi, dan total populasi setidaknya 50.000 jiwa.

PBB menjelaskan bahwa perhitungan populasi Tokyo hanya mencakup kawasan perkotaan Tokyo serta wilayah sekitarnya seperti Prefektur Saitama, Chiba, dan Kanagawa. Sementara itu, populasi resmi Kota Tokyo sendiri sekitar 14 juta jiwa.

Laporan ini disusun untuk membantu para pembuat kebijakan dan peneliti dalam merancang masa depan perkotaan yang berkelanjutan. PBB menekankan bahwa kemampuan mengelola pertumbuhan kota menjadi faktor penting, tidak hanya bagi kesejahteraan penduduk, tetapi juga untuk pencapaian target iklim global.

Secara global, dunia semakin terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Saat ini, 45 persen dari 8,2 miliar penduduk dunia tinggal di kota, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 1950. PBB memperkirakan dua pertiga pertumbuhan penduduk dunia pada 2025-2050 akan terjadi di kota-kota, terutama di negara berkembang.

Menurut laporan PBB, Tokyo dan Seoul menjadi dua dari sepuluh kota terbesar dunia pada 2025 yang diperkirakan mengalami penurunan jumlah penduduk pada pertengahan abad ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya