Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Sukses Cetak 24 Rekor di 2025, BEI Pasang Target Ambisius di 2026

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah menutup tahun 2025 dengan performa gemilang, Bursa Efek Indonesia (BEI) optimis menatap tahun 2026. Berbekal lonjakan jumlah investor dan likuiditas yang terjaga, BEI mematok target ambisius untuk terus memperkuat pasar modal nasional.

Target yang dikejar di tahun 2026 antara lain;  rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) dapat mencapai Rp15 triliun. Bursa juga menetapkan sasaran penambahan 2 juta investor baru dan pencatatan total 555 Efek baru 

Pencatatan ini mencakup saham, obligasi dan sukuk, Kontrak Investasi Kolektif (KIK) DIRE dan KIK- DIRE Syariah, DINFRA, ETF, KIK-EBA/KIK-EBA Syariah, serta EBA-SP maupun EBA-SP Syariah.


Direktur Utama BEI, Iman Racman, menyebut 2025 sebagai tahun pembuktian ketangguhan pasar modal Indonesia meski di tengah tekanan global.

"Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali dan menorehkan capaian kinerja yang solid," ujar Iman dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 2 Januari 2026.

Iman menyampaikan, sepanjang 2025, gairah investasi di tanah air melonjak tajam. Jumlah investor pasar modal meroket lebih dari 36 persen hingga mencapai angka 20,3 juta orang, di mana investor ritel tetap menjadi tulang punggung utama perdagangan. 

Keaktifan ini tercermin dari pergerakan IHSG yang sukses menembus level 8.646, mencatatkan 24 kali rekor tertinggi sepanjang masa (ATH), dan membawa nilai kapitalisasi pasar Indonesia menyentuh angka fantastis Rp16.000 triliun.

Meski jumlah perusahaan yang melantai (IPO) sedikit berkurang, kualitas penghimpunan dana justru meningkat signifikan sebesar 26,6 persen menjadi Rp18,1 triliun. Prestasi ini bahkan membawa BEI menduduki peringkat ke-11 dunia dalam hal jumlah pencatatan saham baru menurut data global.

Kini, dengan dukungan penuh dari OJK dan berbagai pihak terkait, BEI bersiap memperkuat infrastruktur pasar. Mulai dari pengembangan bursa karbon melalui IDXCarbon hingga inovasi berbagai produk non-saham, semua inisiatif ini disiapkan untuk menjaga momentum pertumbuhan dan memastikan pasar modal Indonesia tetap menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif di tahun 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya