Berita

Tangkapan layar video terduga pelaku pelecehan di Transjakarta. (Foto: Instagram @anstsyzhr_)

Nusantara

Pelaku Pelecehan Seksual di TransJakarta Harus Dipolisikan

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perempuan korban pelecehan seksual saat menggunakan bus TransJakarta rute Balai Kota-Pantai Maju dari Halte Monas, didorong melaporkan kasus yang menimpanya ke aparat kepolisian.

Analis Kebijakan Transportasi dan Koalisi Warga untuk Transportasi Publik (KAWAT) Jakarta, Azas Tigor Nainggolan mengatakan, korban harus memperoleh pendampingan dari PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) demi mengurangi trauma atas kejadian pelecehan seksual yang dialaminya.

"Penanganan kasusnya harus terbuka agar menjadi menjadi edukasi publik dan efek jera terhadap calon pelaku lainnya," kata Tigor kepada RMOL, Jumat 2 Januari 2025.


Menurut Tigor, sekarang ini minat masyarakat menggunakan layanan transportasi publik, salah satunya bus Transjakarta, sedang tinggi. Sehingga pada jam sibuk terlihat padat sesak. 

"Kondisi penuk sesak menjadi sangat rawan terjadinya tindak pidana seperti pelecehan seksual dan pencurian," kata Tigor.

Tigor melanjutkan, perlu strategi pengembangan layanan agar penumpang dilindungi walaupun layanan penuh sesak. 

Sebelumnya, melalui akun Instagram pribadinya, @anstsyzhr_, korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh dari seorang pria bertopi saat sedang terlelap di kursi bus.

Korban mengaku tertidur selama perjalanan dan duduk bersebelahan dengan seorang penumpang pria yang tidak dikenalnya.

Saat bus memasuki kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), korban terbangun setelah merasakan bagian pahanya disentuh dan dielus oleh pria yang duduk di sebelahnya. 

"Selama perjalanan saya tidur, dan tepat masuk PIK posisi saya masih tidur, dan dia megang bagian paha (mengelus-elus), saya reflek bangun dan ngefreeze seketika," tulis akun @anstsyzhr_ dalam unggahannya, dikutip Kamis 1 Januari 2025.

Korban mengaku terkejut dan tidak dapat langsung bereaksi, sementara tangan terduga pelaku segera ditarik seolah panik. Momen tersebut sempat direkam oleh korban.

Menurut pengakuan korban, pria tersebut sempat mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Namun, setelah kejadian diketahui oleh penumpang lain dan petugas TransJakarta, terduga pelaku justru membantah tuduhan tersebut dan berdalih bahwa dirinya sedang tertidur.

"Awalnya dia mengaku klo ada megang dan meminta maaf, tapi setelah org2 di dalem busway dan petugas tj tau dia langsung mengelak tidak megang katanya ketiduran, pdhl saya berpakaian tertutup memakai kerudung," kata korban.

Dalam kondisi syok dan gemetar, korban tetap berusaha melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Transjakarta yang berada di lokasi.

Saat identitasnya coba didokumentasikan oleh petugas, pelaku bersikap tidak kooperatif dengan enggan membuka masker secara penuh dan berusaha segera turun dari bus.

"Untuk Transjakarta mohon untuk diperketat dan ditindak lanjuti kejadian tidak pantas ini, karna bukan cuma saya mungkin msh banyak korban lainnya tp mereka tidak berani untuk speak up," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya