Berita

Presiden Prabowo Subianto di Tapanuli Selatan (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ungkap Alasan Batal Tahun Baru di Aceh

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 00:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan batal merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama masyarakat Aceh. 

Kepala Negara menyebut faktor cuaca menjadi pertimbangan utama sehingga rencana tersebut dialihkan ke Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara.

“Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh tapi karena cuaca saya dialihkan ke Tapsel,” ujar Presiden Prabowo saat berada di Tapanuli Selatan, Rabu malam, 31 Desember 2025.


Meski tidak berada di Aceh, Presiden tetap menghabiskan malam tahun baru bersama warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan. 

Dalam suasana sederhana, Prabowo terlihat menyatu dengan para pengungsi dengan menonton film Jumbo bersama-sama.

Beberapa menit menjelang pergantian tahun, Presiden Prabowo juga mengajak warga menyanyikan lagu Tanah Airku. 

Suasana malam pergantian tahun berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengungkapkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk merayakan malam tahun baru bersama rakyat Aceh. 

Hal itu disampaikan Qodari usai menemui Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, 30 Desember 2025.

Qodari menjelaskan, rencana kunjungan Presiden ke Aceh merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap penanganan serta rehabilitasi pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

“Pak Presiden akan ke Aceh dan insyaallah akan malam tahun baru nanti di Aceh dengan rakyat Aceh,” ungkap Qodari kepada awak media.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya