Berita

Ilustrasi lomba menembak Panglima Kopassus Cup 2026. (Foto: tangkapan layar video teaser Tribuana Open Championship)

Olahraga

Lomba Menembak Panglima Kopassus Cup 2026 Digelar Akhir Januari

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 15:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lomba tembak Panglima Kopassus Cup 2026 segera digelar. Lomba diselenggarakan dalam rangka memperebutkan piala bergilir Panglima Kopassus sekaligus untuk meningkatkan prestasi olahraga menembak nasional serta menjaring bibit-bibit petembak baru dari berbagai unsur.

Kejuaraan menembak bergengsi ini akan berlangsung di Lapangan Tembak Kopassus Cijantung dan Lapangan Tembak Senayan ini akan digelar pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026. 

Ratusan instansi dan satuan dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga negara, pemerintah daerah, hingga klub-klub menembak sipil yang bernaung di bawah Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) tercatat masuk dalam daftar undangan. 


Ketua Panitia yang juga Waas Intel Kopassus Kolonel Inf Sang Ngurah Wikrama menjelaskan sejumlah nomor bergengsi akan dipertandingkan mulai dari tembak target pistol dan senapan api, tembak reaksi, hingga kategori air pistol dan air rifle. 

Jarak tembak bervariasi dari 10 meter hingga 600 meter, dengan nomor perorangan maupun beregu.

Kejuaraan ini juga mempertandingkan nomor-nomor khusus seperti IPSC Level II, tactical shoot, spotting hunter, serta kategori youth dan super youth yang ditujukan untuk pembinaan atlet usia muda. 

Panitia turut menyiapkan kategori “Best of The Best” dan “Best Costume” guna menambah daya tarik kompetisi.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan uji coba lapangan dan zeroing senjata pada 28 Januari 2026. Selanjutnya, pertandingan resmi digelar selama empat hari dengan jadwal padat di sejumlah lapangan tembak Kopassus dan fasilitas menembak di Senayan.

Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui narahubung yang telah ditunjuk panitia sesuai dengan nomor lomba yang diikuti.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya