Berita

Salah satu potret pertemuan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Instagram DPP Golkar)

Publika

Cikal-bakal Pecahnya Koalisi Tanpa Demokrat

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 03:17 WIB

INI ceritanya memperkuat koalisi. Pertemuan di rumah dinas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. 

Memperkuat koalisi kok tak ada Demokrat, Nasdem, dan PKS? Hanya Gerindra, Golkar, PAN, dan PKB saja? Memperkuat koalisi dengan cara bertahapkah? Ataukah, memang sudah ada yang ditinggalkan? Ini penutup tahun penuh sakwasangka.

Kalau Nasdem dan PKS masih mendingan. Sebab, selain partai yang kalah Pilpres, sebelumnya juga sudah berkonsolidasi lewat jalur Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. 


Tapi kalau Demokrat kok sama sekali tak ada? Padahal termasuk partai yang menang Pilpres, pendukung sejak awal Prabowo-Gibran. PKB malah kalah, tapi jadi inti.

Kalau PKB, yang Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar, tak bisa menjadi patokan. Dimaklumi saja. Kalah pun, dia merasa menang. Apalagi, menang betulan. Belut disirami oli. 

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia saja minta tobat atas bencana Sumatera. Bahlil kesal, dia santai saja. Tetap diundang, duduk didekat Bahlil pula.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa menuju Prabowo itu mesti melewati pintu-puntu. Pintu Sufmi Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin, paling sering disebut. 

Demokrat belum terlihat dekat dengan kedua pintu itu. Mungkin Demokrat merasa memiliki privilege untuk langsung ke Prabowo. Jadi, tak perlu melewati pintu-pintu segala.

Tapi Demokrat, belakangan ini, memang terlihat sekali bermanuver sendiri. Salah seorang yang dekat dengan SBY, Dino Patti Djalal, baru-baru ini melakukan kritikan keras kepada Menlu Sugiono, yang juga Sekjen Partai Gerindra. 

Kasus ijazah Jokowi, Demokrat juga disinyalir terlibat, meski dibantah. Demokrat punya agenda sendiri.

Itu mungkin di antara kenapa Demokrat seperti dijauhi. 

Apalagi, kalau yang dibahas isu terakhir yang mencuat belakangan ini, yakni terkait usulan kembali Pemilihan Kepala Daerah lewat DPRD. Golkar, Gerindra, PAN, dan PKB, dianggap partai yang setuju. 

Sementara Demokrat, Nasdem, dan PKS, belum terdengar bersuara di publik.

Bukan memperkuat koalisi, bisa jadi pertemuan seperti di rumah dinas Menteri Bahlil itu adalah cikal-bakal atau awal pecahnya koalisi. 

Di tengah ketidakpercayaan publik terhadap elite politik, usulan kembali Pemilihan Kepala Daerah lewat DPRD itu adalah "harakiri" politik. 

Sedang pemilihan langsung saja jelek, apalagi urusan semua diserahkan kepada partai politik. Semakin jelek.


Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya