Berita

Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (kiri) dan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono (kanan). /RMOL Sarah Alifia Suryadi

Bisnis

Ekonomi Harus Stabil dan Lindungi Rakyat dari Kelaparan

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 14:36 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah menegaskan Arah kebijakan ekonomi nasional difokuskan pada hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Misalnya dalam memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan rakyat terbebas dari ancaman kelaparan. 
?
?Menteri Koperasi Indonesia Ferry Juliantono mengatakan, outcome kebijakan menjadi indikator utama keberhasilan program ekonomi pemerintah.
?
?Menurutnya, stabilitas ekonomi harus berjalan seiring dengan jaminan kesejahteraan, khususnya bagi kelompok rentan.
?

?
?"Ukuran keberhasilan kebijakan ekonomi adalah ketika rakyat merasakan dampaknya secara langsung, termasuk terpenuhinya kebutuhan dasar dan tidak adanya kelaparan," kata Ferry Juliantono dalam acara Evaluasi dan Refleksi Kegiatan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan Tahun 2025 di Tangerang Selatan, Selasa, 30 Desember 2025.
?
?Senada dengan itu, Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa stabilitas ekonomi merupakan fondasi utama agar program pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat.
?
?"Target minimalnya jelas, ekonomi harus stabil dan rakyat tidak boleh sampai kelaparan," ujar Ustadz Adi Hidayat dalam kesempatan yang sama.
?
?Ferry menambahkan, penguatan koperasi dan ekonomi kerakyatan terus didorong sebagai instrumen strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan pemerataan kesejahteraan.
?
?Menurutnya, kebijakan yang berpihak pada rakyat harus mampu menciptakan akses ekonomi yang adil dan berkelanjutan.
?
?"Tujuan akhirnya sederhana, ekonomi stabil, rakyat terlindungi, dan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangannya," kata Ferry.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya