Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

NINE Bidik Aset Tambang di Mongolia Senilai 150 Juta Dolar AS

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) tengah bersiap melakukan langkah besar di pasar internasional. Emiten teknologi ini secara resmi mengamankan opsi untuk mencaplok aset pertambangan milik Poh Golden Ger Resources Pte Ltd yang berlokasi di Mongolia.

Aset tersebut merupakan bagian dari Poh Group yang dimiliki pengusaha Mr. Poh Kay Ping. Melalui kesepakatan ini, NINE memiliki peluang emas untuk menguasai dua konsesi tambang di negeri tersebut. 

Harga indikatif untuk proyek raksasa ini ditaksir mencapai 150 juta Dolar AS, namun harga finalnya akan ditentukan oleh tim penilai independen dari Indonesia dan Australia.


Presiden Direktur NINE, Nuzwan Gufron, mengungkapkan bahwa manuver ini adalah bagian dari strategi diversifikasi demi memperkuat fundamental perusahaan.

"Opsi ini adalah kelanjutan dari rencana kami untuk menghidupkan kembali dan memperluas operasi bisnis, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," jelas Nuzwan dalam keterbukaan informasi publik, Senin 29 Desember 2025. 

Saat ini, NINE memiliki waktu sembilan bulan untuk mematangkan opsi tersebut, sembari menunggu restu dari pemegang saham serta regulator (OJK dan IDX).

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya