Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat memberi pengarahan yang diikuti oleh seluruh BA dan Kepala Dinas Propinsi/Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia secara virtual, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop Perkuat Peran BA dalam Sukseskan Kopdes Merah Putih

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar pengarahan akhir tahun bagi para Business Assistant (BA) untuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai bagian dari evaluasi nasional terhadap kinerjanya di tahun 2025. 

Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran BA sebagai ujung tombak keberhasilan program Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa keberadaan BA adalah faktor krusial yang menentukan berhasil atau tidaknya program Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia. 


"Kami harap para BA di seluruh wilayah di Indonesia membuat semacam laporan yang akan jadikan sebagai basis penilaian, mudah-mudahan dari laporan bapak/ ibu semua dapat menjadi masukan penting bagi kami," kata Ferry saat memberi pengarahan yang diikuti oleh seluruh BA dan Kepala Dinas Propinsi/Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia secara virtual, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.

Ferry kembali menegaskan bahwa Presiden telah menetapkan Kopdes/Kel sebagai program unggulan dan bagian dari program strategis nasional. Kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih ini diharapkan menjadi ekosistem ekonomi baru yang mampu menggerakkan transaksi uang serta aktivitas ekonomi produktif di desa dan kelurahan. 

Target-target tersebut akan lebih mudah dicapai apabila seluruh pihak terlibat aktif termasuk para BA dalam upaya penguatan dan pengembangan Kopdes/Kel Merah Putih. 

Ia meminta para BA dan kepala dinas di daerah turut menjaga profesionalitas dan kekompakan dalam pelaksanaan program. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Kopdes/Kel Merah Putih sangat bergantung pada kualitas pendampingan.

Terkait dengan keberlanjutan program BA bagi Kopdes/Kel Merah Putih, Menkop akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dari seluruh laporan kinerja dari BA untuk kemudian akan dilakukan pertimbangan secara mendalam.

Dalam pengarahan tersebut, Ferry menekankan pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih berupa gudang, gerai dan sarana pendukung lainnya perlu untuk dilakukan percepatan dan pengawasan yang ketat agar target operasionalisasi di bulan Maret- April 2026 dapat terwujud. 

Menkop juga mengungkap tantangan di tahun 2026 terkait dengan target operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih akan semakin berat. Namun tantangan tersebut optimis dapat dicapai dengan integritas dan kerja terarah dari seluruh pihak terkait. 

Ia berharap kerja asistensi dari para BA kepada pengurus/ pengelola Kopdes/Kel Merah Putih dapat mendorong pemahaman yang komprehensif agar tujuan pembentukan Kopdes tersebut dapat sesuai harapan.

"Kopdes ini harus keren, modern, dan menjadi legacy bagi kita semua. Mari kita songsong 2026 dengan kinerja yang berintegritas agar Kopdes modern dan berdaya saing,” tutupnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya