Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 29 Desember 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Wakil Ketua MPR:

Krisis Iklim Dampak Pembangunan Energi Fosil yang Berlebihan

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 15:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Krisis iklim yang terjadi saat ini merupakan dampak dari penggunaan energi fosil yang berlebihan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam sambutannya di acara Refleksi Akhir Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 29 Desember 2025.

“Kita juga melihat bahwa krisis iklim yang merupakan bagian dari dampak penggunaan energi fosil yang begitu besar,” kata Eddy.


Menurut Eddy, perubahan iklim telah menyebabkan ketidakpastian musim yang semakin ekstrem. Curah hujan tidak lagi mengikuti pola yang jelas, bahkan hujan deras kerap terjadi saat seharusnya memasuki musim kemarau.

“kita tidak mengetahui lagi curah hujan itu kapan datangnya. Apakah datangnya di musim kemarau atau musim saat hujan saja? Karena kita sudah mengalami musim kemarau dan banjir pada saat kita sudah mengharapkan musim itu adalah kering. Ternyata sudah terjadi perubahan iklim yang sangat signifikan sekali,” ujar Waketum DPP PAN ini.

Ia menjelaskan, saat ini Indonesia menghadapi fenomena cuaca ekstrem, baik hujan ekstrem maupun panas ekstrem. Curah hujan yang turun pun cenderung lebih tinggi dari rata-rata sebelumnya.

“Karena saat ini memang kondisinya sudah sangat berubah memasuki tahap krisis,” ungkapnya.

Eddy mencontohkan, curah hujan yang sangat tinggi belakangan ini terjadi di sejumlah wilayah seperti Sumatera, Jawa Tengah, dan Bali. Menurutnya, kondisi tersebut memicu bencana dengan dampak besar.

“Sehingga menyebabkan bencana yang tidak kecil dampaknya baik itu terhadap manusia maupun terhadap infrastruktur dan perekonomian yang ada,” pungkas dia.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya