Berita

Alaa Abd el-Fattah. (Foto: Reuters)

Global

Bebas Setelah Satu Dekade, Aktivis Inggris-Mesir Kembali ke London

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 19:51 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Aktivis Inggris-Mesir Alaa Abd el-Fattah akhirnya tiba di London pada Jumat, 26 Desember 2025, setelah pemerintah Mesir mencabut larangan perjalanannya.

"Saya tidak percaya ini akhirnya terjadi dan Alaa telah sampai di London. Kami pikir itu mustahil, tetapi dia ada di sini," ujar adik Alaa, Mona Seif, dikutip Sabtu, 27 Desember 2025.

Ia telah dibebaskan dari penjara sejak September lalu. Kepulangan Alaa menandai akhir dari hampir satu dekade penahanan terhadapnya.


Alaa Abd el-Fattah adalah tokoh kunci dalam revolusi Mesir tahun 2011 yang menggulingkan Hosni Mubarak. 

Karena keberaniannya mengkritik pemerintah melalui blog dan media sosial, ia telah ditangkap di bawah kepemimpinan yang berbeda-beda di Mesir.

Alaa juga pernah dijatuhi hukuman 5 tahun penjara pada tahun 2015. Ia disebut melanggar undang-undang demonstrasi karena mengorganisir protes tanpa izin di depan gedung parlemen Mesir pada November 2013.

Terakhir pada Desember 2021, Alaa membagikan informasi mengenai dugaan penyiksaan terhadap seorang tahanan di penjara Mesir. Ia lalu divonis 5 tahun penjara dengan tuduhan utama menyebarkan berita palsu yang dianggap mengancam keamanan nasional.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya