Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Bank of Singapore Resmi Kuasai 14 Persen Saham BACA

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang penutupan tahun 2025, peta kepemilikan saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) berubah drastis. Bank of Singapore Limited secara mengejutkan muncul sebagai pemegang saham utama setelah merampungkan transaksi jumbo senilai Rp470,40 miliar.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini, yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 26 Desember 2025, lembaga keuangan ternama asal Singapura tersebut memborong 2,8 miliar lembar saham BACA. Transaksi ini dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp168 per lembar saham.

Langkah ini menandai debut Bank of Singapore di emiten BACA. Dari semula tidak memiliki satu lembar pun saham, kini mereka resmi menggenggam 14,033 persem saham beserta hak suaranya. Menariknya, dokumen laporan menyebutkan adanya keterkaitan nama GIA Ventures Pte Ltd sebagai pihak yang terafiliasi dalam aksi korporasi besar ini.


Meski kini duduk sebagai salah satu pemegang saham terbesar, Bank of Singapore menegaskan batas posisinya. 

Pihak manajemen secara resmi melaporkan kepada OJK bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mengubah peta kendali perusahaan. Perusahaan menyatakan bahwa pihaknya tidak berstatus sebagai pemegang saham pengendali BACA, serta tidak memiliki niat maupun rencana untuk mengambil alih pengendalian BACA dalam periode pelaporan ini.

Masuknya investor strategis dari Singapura ini menjadi sinyal menarik bagi pasar perbankan nasional, sekaligus memperkuat struktur permodalan BACA melalui kehadiran pemegang saham berskala internasional. 

Pada perdagangan Rabu siang, 24 Desember 2025, atau sebelum libur Natal, saham BACA menguat 2,75 persen ke level 187, sebagai respons positif pasar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya